Kau hadir sebagai penyejuk jiwa
Di kala ku sendiri di kehampaan
Kata-katamu mampu meyakinkanku
Membuatku berfikir kebahagian itu nyata
hari berganti hari....
Bahkan bulan tlah berganti tahun...
Kebahagiaan itu masih kurasakan sempurna
Dan harapku sampai tiba waktunya kita dipersatukan Tuhan
Badai pun datang dalam hubungan kita
Kebohongan demi kebohongan kau tuturkan tuk sakitiku
Namun ku coba untuk bertahan demi cinta ini
kucoba bersabar, menahan perih yang kau ciptakan
Berharap suatu saat kau akan berubah
Tapi malah kau meninggalkanku tanpa perasaan
Dengan kata-kata yang paling menyakitkan
Dalam setiap doa kuteteskan airmata
Memohon pada Tuhan agar engkau kembali
Berharap ini hanya mimpi...
Cobaan yang sesaat untuk cinta kita
Kau menyalahkanku karena kepergianmu
Berjuta alasan kau buat akulah yang bersalah dimatamu
Dan baru kutahu kau lakukan itu karena kau tlah memiliki yang lain
Kau buat hati ini hancur berkeping-keping
Kau sia-siakan perasaanku yang tulus untukmu
Kau sia-siakan pengorbanan yang telah kulakukan
Kau buang aku seperti sampah
Tak berharga, tak berguna dan tak berarti
Aku menangis mengingatmu...
sekejam itukah dirimu..
Melupakan janji-janji yang kau ucapkan
Mengingkari segalanya
Menipu seluruh dunia dengan kebaikan semu
Bahagia diimu bersamanya
Namun kau bayar semua itu dengan airmataku
Tapi ingatlah cintaku....
Suatu saat ketika airmata ini mengering
Tuhan akan menggantinya dengan airmatamu..
Di kala ku sendiri di kehampaan
Kata-katamu mampu meyakinkanku
Membuatku berfikir kebahagian itu nyata
hari berganti hari....
Bahkan bulan tlah berganti tahun...
Kebahagiaan itu masih kurasakan sempurna
Dan harapku sampai tiba waktunya kita dipersatukan Tuhan
Badai pun datang dalam hubungan kita
Kebohongan demi kebohongan kau tuturkan tuk sakitiku
Namun ku coba untuk bertahan demi cinta ini
kucoba bersabar, menahan perih yang kau ciptakan
Berharap suatu saat kau akan berubah
Tapi malah kau meninggalkanku tanpa perasaan
Dengan kata-kata yang paling menyakitkan
Dalam setiap doa kuteteskan airmata
Memohon pada Tuhan agar engkau kembali
Berharap ini hanya mimpi...
Cobaan yang sesaat untuk cinta kita
Kau menyalahkanku karena kepergianmu
Berjuta alasan kau buat akulah yang bersalah dimatamu
Dan baru kutahu kau lakukan itu karena kau tlah memiliki yang lain
Kau buat hati ini hancur berkeping-keping
Kau sia-siakan perasaanku yang tulus untukmu
Kau sia-siakan pengorbanan yang telah kulakukan
Kau buang aku seperti sampah
Tak berharga, tak berguna dan tak berarti
Aku menangis mengingatmu...
sekejam itukah dirimu..
Melupakan janji-janji yang kau ucapkan
Mengingkari segalanya
Menipu seluruh dunia dengan kebaikan semu
Bahagia diimu bersamanya
Namun kau bayar semua itu dengan airmataku
Tapi ingatlah cintaku....
Suatu saat ketika airmata ini mengering
Tuhan akan menggantinya dengan airmatamu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar