“Permisi Bu Amanda, ini anak pindahan yang baru masuk hari ini. Dia akan akan belajar di kelas ini mulai sekarang” ucap Bu Susana penuh wibawa.
“Iya Bu Susana, terima kasih atas informasinya” ucap Bu Amanda sebelum Bu Susana pergi.
Semua siswa pada berbisik-bisik melihat siswa baru yang baru saja dibawa Bu Susana. Semuanta terpesona terutama kaum hawa, terkecuali Yuki yang cuek sama sekali bahkan melirik pun tidak meskipun Angel udah bisik-bisik di telinganya dan suara Karina yang cempreng hampi menggema seisi kelas tapi Yuki cuek-cuek aja tuh.
“Ya ampuuunn……..so sweet banget sih……gak ada rotan akar pun jadi deh…” seru Karina.
“Maksudnya apa tuh?” tanya Vita.
“Maksudnya….gak ada Justin Bieber yang ini jg boleh deh…..hehehehe” jawab Karina yang langsung disorakin ‘Huuuuuuuuu’ sama anak-anak.
“Sudah, sudah….anak-anak diam dulu biarkan teman baru kalian ini memperkenalkan diri” ucap Bu Amanda menenangkan anak-anak.
Bu Amanda menyuruh anak baru itu memperenalkan dirinya.
“Perkenalkan nama saya Stefan Y. William”
Yuki yang tadinya cuek bebek langsung memusatkan perhatiannya pada siswa baru itu. Angel jadi heran melihat sikap Yuki yang tiba-tiba itu.
“Loe kenapa, Ki” tanya Angel.
“Nggak…..nggak pa-pa kok” jawab Yuki berbohong.
“Yakin nggak ada apa-apa?” tanya Angel yang masih curiga.
“Serius Angel nggak ada apa-apa cuma………” Yuki menggantung kata-katanya.
“Cuma apa, Ki?” tanya Angel penasaran.
“Suaranya familiar banget. Jadi ngingetin gue sama Esa” jawab Yuki.
“Masa’ sih, Ki, tapi dia tuh Stefan loh bukan Esa” ucap Angel.
“Ya itu sih gue juga tau. Kan gue bilang mirip tapi bukan berarti sama dong. Pastinya sih Esa nggak akan pernah tergantikan di hati gue….hehehe” ucap Yuki yang akhirnya kembali tersenyum.
“Hmm……gini nih tanda-tanda dunia milik berdua, kayak yang lain nggak ada aja” sindir Angel dengan senyum menggoda ke arah Yuki.
“Apaan sih Angel,…loe tuh syirik aja tau nggak” ucap yuki yang tersenyum malu-malu kelihatan banget dari mukanya yang merah.
Bu Amanda meminta Stefan duduk disamping Mike, karena hanya bangku disamping Mike yang kosong. Tempat duduk Mike berada di belakang sehingga ketika Stef berjalan menuju bangkunya, dia melewati bangku Yuki dan Angel. Entah mengapa Yuki merasa Stef memandanginya tapi ketika Yuki menatapnya seolah-olah tak terjadi apa-apa. Stefan tetap berjalan dengan santainya menuju bangku Mike.
Begitu sampai di bangkunya, Stefan memperkenalkan dirinya lagi pada teman sebangkunya itu.
“Hai, gue Stef” ucap Stefan memperkenalkan diri.
“Gue Mike” ucap Mike ramah.
Agak dipercepat dikit ia….. :p
Bel pulang sekolah pun berbunyi dengan sangat nyaringnya, membangkitkan semangat para siswa yang udah merasa 4L&1N (lelah, lemas, letih, lesu, dan ngantuk) karena seharian belajar segera berebut menuju gerbang sekolah untuk pulang ke rumah masing-masing. Tapi tidak dengan Yuki Cs yang masih bertahan berada di sekolah, tepatnya berkumpul di ruang latihan cheers.
“Yuki, Vita, Karina” panggil Angel yang tiba-tiba datang.
“Ada apa, Ngel?” tanya Vita mewakili yang lainnya.
“Gue baru aja dapet informasi nih. Katanya sekitar 3 bulan lagi bakal ada kompetisi cheerleaders tingkat nasional” jawab Angel penuh semangat
“Serius loe, Ngel, tau darimana loe?” tanya Vita lagi.
“Ada lah pokoknya. Yang penting sekarang kita harus mulai latihan biar kita bisa ikutan kompetisi itu, gimana?” tanya Angel balik.
“Setujuuuuu……” sahut mereka semua.
“Tapi anggota kita kurang nih…..” ucap Angel yang tadinya happy jadi agak kurang semangat.
“Kenapa nggak kita ajak Bella aja, kan dia dari dulu pengen banget tuh jadi anggota cheers” usul Karina.
“Boleh tuh, Karina. Nggak ada salahnya kan kita kasih kesempatan buat Bella gabung sama team kita. Gue liat Bella anaknya bisa diandalkan juga penuh semangat” ucap Yuki sepakat dengan Karina.
“Gue juga setuju” ucap Vita.
“Oke kalo yang lain udah pada setuju, besok kita bilang ke Bella” ucap Angel seraya tersenyum pada sahabat-sahabatnya.
Di tempat lain, tepatnya di lapangan basket ada segerombolan cowok yang sedang seru bermain basket sedangkan dari samping lapangan ada seseorang yang memperhatikan permainan mereka.
Lalu salah seorang pemain itu berhenti dan menghampiri seseorang yang memperhatikan permainan mereka.
“Hei Stef, belum pulang loe” sapa pemain itu yang ternyata Mike.
“Belum Mike, tadi ada urusan dikit sama TU tapi waktu mau balik eh seru liat kalian main” ucap Stef.
“Loe mau ikut main bareng kita?” ajak Mike.
“Boleh nih gue ikutan?” tanya Stef.
“Ya boleh lah Bro, kan sekarang loe bagian dari sekolah ini” sahut Mike.
Akhirnya Stef bergabung bermain basket bersama Mike dan yang lainnya. Setelah hampir 45 menit bermain, mereka semua kelelahan dan duduk di tengah lapangan.
“Oiya guys, kemarin gue dapet info dari Pak Oscar kalo bulan depan kita ada pertandingan persahabatan sama anak SMA 25” ucap Fathir.
“Wah, bakal berat nih apalgi anggota tim inti kita berkurang satu, soalnya Rangga udah kelas 3 jadi nggak bisa ikut bertanding” ucap Mike bingung.
“Loe bener, Mike, kita harus cari pengganti Rangga secepatnya” sahut Fathir.
Father dan Mike sedang sibuk berfikir ketika tiba-tiba cukem mengagetkan mereka.
“Tenang guys, nggak usah panik, nggak usah khawatir juga nggak perlu bingung kan ada kita disini. Cumi kembar yang keren dan ganteng siap memecahkan masalah” seru Nakula dan Aldo bangga.
“Apaan sih loe cumi, kita tuh lagi mikir serius” sahut Fathir.
“Kita juga serius kali, Bro” sahut Aldo.
“Emangnya ide loe berdua apa?” tanya Mike.
“Menurut kita berdua nih…..satu-satunya orang yang tepat buat menggantikan posisi Rangga adalah……..” ucap cukem menggantung.
“Siapa?” tanya Fathir.
“STEEEFFF…….” Seru cukem bersamaan sambil menujuk ke arah Stef yang sedang minum dan langsung memuncratkan minumannya karena kaget,
“Gue?” tanya Stef menujuk dirinya sendiri.
Aldo dan Nakula mengangguk mantap sedangkan Fathir dan Mike seperti sedang menimbang-nimbang sesuatu lalu bertanya pada anggota tim basket yang lain dan mereka semua sepakat.
“Gimana Stef, loe mau jadi anggota tim basket kita?’ tanya Mike selaku ketua tim basket.
Tanpa pikir panjang Stef pun mengangguk setuju.
*******************************************************
bersambung....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar